Lomba Kirab Antar TPQ Se Kecamatan Ngajum Untuk Memperingati Semarak Muharram di Desa Kranggan

  • Jul 15, 2026
  • Adin Pangayom, S.Pd

MALANG – Forum Komunikasi Pendidikan Al-Qur'an (FKPQ) Kecamatan Ngajum kembali mengadakan lomba kirab antar TPQ se-Kecamatan Ngajum untuk memperingati semarak tahun baru Islam (Muharram). Kegiatan yang berlangsung di Desa Kranggan ini dilaksanakan pada hari Minggu (5/7/2026).

Berbeda dengan tahun lalu yang rutenya terbatas dan dilaksanakan pada malam hari menggunakan kendaraan, kirab kali ini digelar secara berjalan kaki di pagi hari dengan skala rute yang melintasi area pemukiman warga Desa Kranggan. Terhitung 700–800 peserta dari tercatat berpartisipasi meramaikan acara tersebut.

Abah Yasin, selaku Ketua Perkumpulan Guru Ngaji Al-Qur'an (FKPQ) Kecamatan Ngajum, mengungkapkan bahwa acara tahun ini merupakan sebuah "Gerakan Super Nekat". Ia menjelaskan bahwa panitia memulai rancangan acara tanpa adanya modal anggaran dana awal. Namun, berkat partisipasi sukarela dan gotong royong para warga, dana untuk kebutuhan kegiatan pun terpenuhi.

"Selain mengajarkan karakteristik santri kepada generasi muda agar tidak kepaten obor, kirab ini membuktikan bahwa budaya Nusantara sejalan dengan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin," ujar Pak Adin selaku dewan juri. Ia juga menjelaskan bahwa terdapat empat kriteria utama penilaian dalam kompetisi ini, yaitu kedisiplinan, kekompakan/penampilan, kostum/etika, dan unsur kebudayaan Indonesia. Tema budaya yang diangkat bervariasi, menampilkan perpaduan nuansa islami dengan kekhasan adat Jawa, Malangan, Jawa Tengah, hingga Bali. 

Meski sempat diwarnai kendala perizinan pengalihan lalu lintas, kelancaran arus kirab berhasil diamankan berkat kolaborasi ketat antara Banser, Linmas, pengaman tingkat desa, serta personel TNI dan Kepolisian. Kemeriahan acara dilanjutkan dengan rangkaian upacara seremonial, pembacaan ayat suci Al-Qur'an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Ya Lal Wathon, Mars FKPQ, penampilan tari dari sanggar Sailendra, pembagian puluhan doorprize hasil partisipasi swadaya setiap lembaga dan ditutup dengan orasi ilmiah.

Melalui kesuksesan gebrakan kirab ini, FKPQ Kecamatan Ngajum optimis untuk menghidupkan kembali perlombaan keagamaan pada tahun depan. Abah Yasin juga menyampaikan harapan di masa mendatang agar program santunan anak yatim tidak lagi sekadar seremonial panggung, melainkan dikemas dalam bentuk kegiatan rekreasi bersama untuk berbagi kebahagiaan seutuhnya